Monday, January 19, 2009

Gaza dan Palestina


Bagi penduduk di Jalur Gaza Palestina, tahun 2009 ini menjadi mimpi buruk yang tidak akan bisa mereka lupakan. Kurang lebih 23 hari Gaza menjadi neraka. Hujan mortar, roket dan peluru nyaris tanpa henti meluluhlantakan kota. Wajah Gaza saat ini tak lebih dari puing reruntuhan. Sulit dikenali lagi kalau dulu disana pernah menjadi kota yang didiami penduduk.
Tidak tanggung-tanggung, korban yang meninggal sudah 1300 orang (sumber : Al Jazeera), belum lagi yang mengalami luka-luka yang setiap hari terus bertambah jumlahnya. Konon Israel melakukan operasi militer (baca : banyak negara menyatakan ini sebagai kejahatan perang) hanya untuk memburu kelompok Hamas yang menjadi musuh bebuyutan mereka. Tapi fakta di lapangan menunjukan hal berbeda. Roket dan mortir yang dimuntahkan jet-jet tempur dan kendaraan lapis baja Israel justru merenggut nyawa penduduk sipil dan anak-anak yang tidak tahu menahu apa-apa.
Saya sepakat ini sebuah kejahatan perang, bahkan dalam benak saya ini bentuk pembunuhan massal. Sampai kapan hal ini berlangsung ? Tidak akan berakhir mungkin, sebab peluru tidak memiliki mata dan hati. Pertanyaan ini mungkin juga ada di benak salah satu dokter Israel yang bertugas di RS kota Gaza, yang hari ini ikut pula menjadi korban peluru yang tak memiliki mata dari negaranya sendiri Zionis Israel !

0 comments:

Post a Comment